8 Tips Untuk Menjadikan Ampartement-mu Bergaya Maskulin

Sebagian orang memandang tiap gaya hiasan ruang apartemen dapat digunakan oleh kedua gender, bergantung pada selera masing-masing. Mungkin ini benar, namun ada unsur tertentu yang menciptakan ruang apartemen bergaya maskulin lebih menonjol, dan ada pun elemen yang membuatnya lebih feminin. Ruang yang baik ialah gabungan dari keduanya.

Bagaimana supaya apartemen bergaya maskulin?

Bila hendak menambahkan efek maskulin pada ruang, pertimbangkan elemen sebagai berikut sebagai unsur dari hiasan apartemen Anda:

1.Warna

Ruang dengan nuansa maskulin seringkali didekorasi dengan warna yang netral. Anda dapat pilih warna coklat, abu, bahkan hitam. Meski begitu, ini tidak berarti ruangan mesti menjadi gelap. Meksi ruang yang gelap jadi unsur dari hiasan yang maskulin, jajaki tambahkan warna ini dengan warna yang lebih cerah.

2.Bentuk

Ruang yang maskulin seringkali minim dekorasi dan sarat dengan garis lurus. Tapi bukan berarti tidak ada lokasi untuk sejumlah bagian pinggir yang halus di sejumlah tempat, walau umumnya gaya maskulin mempunyai garis geometri yang jelas. Elemen lengkung tak masalah diaplikasikan di ruang maskulin, tapi pakai pada takaran kecil saja.

3.Pola

Setelah sewa apartemen dan Anda hendak ruang memberi kesan maskulin lebih kuat, usahakan kita tidak memakai pola yang berlebihan atau terkesan “manis.” Tetap pakai geometri klasik laksana kotak-kotak atau garis. Hindari pola bunga atau yang terkesan cantik.

Ruang bertajuk maskulin seringkali mempunyai garis sudut yang kuat. Desain di abad pertengahan dengan garis jelas yang mengharukan membuatnya jadi opsi yang ideal. Trik gampang lain ialah mengaplikasikan sudut yang tajam, bukan pinggir yang melengkung.

Teori yang sama dapat diaplikasikan pada karya seni dan tekstil. Bentuk geometri aman dipakai ketika Anda hendak menambahkan pola di ruang apartemen. Coba pakai motif tribal yang minimalis.

4.Karya seni

Karya seni dengan warna kuat tidak jarang ditemukan pada dinding di interior bertajuk maskulin. Apapun gaya seni yang kita pilih, yang butuh diingat, “lebih besar dan lebih berani jauh lebih baik.”

5.Material

Material jadi pertimbangan urgen pada ruang maskulin. Ada material tertentu yang meski dapat diaplikasikan pada kedua gender, tidak jarang diasosiasikan dengan interior maskulin. Anda dapat gunakan mahoni, beton, kaca, atau bahkan baja.

Menggunakan tiga elemen yaitu kulit, kayu, dan logam terbukti menciptakan ruang lebih terkesan maskulin. Meski kulit dan kayu memberi kesan hangat, logam memberi kontras yang seimbang.

6.Nuansa vintage

Produk vintage atau klasik meningkatkan karakter pada ruang. Tapi produk vintage pun menandakan bila pria seringkali memberi nilai pada lokasi tinggalnya, yaitu kenyamanan. Menambahkan unsur yang tidak banyak tua dan usang seringkali membuat apartemen terasa lebih mengundang. Kursi tua pemberian kakek dapat membuat apartemen kita lebih homey, bukan membuatnya terasa laksana museum. Gunakan benda yang terbukti tahan lama, dengan demikian Anda dapat menikmati fungsinya.

7.Tekstur

Tekstur dan teknik Anda menggunakannya dapat memperindah atau memperburuk ruangan. Seperti pada ruang manapun, kombinasi dari sekian banyak  tekstur menjadi kuncinya. Gabungkan keras dengan lembut.

Kombinasi tekstur pun membuat ruang menjadi lebih dalam. Bagi ruang maskulin, pakai bulu, kulit, flanel, dan wol. Tapi tidak boleh ragu menggabungkan seluruh ini dengan tidak banyak sutra dan beludru.

8.Furniture

Furniture maskulin seringkali lebih besar ukurannya dibanding furniture feminin. Meja dengan ukuran besar, club chair, dan sofa besar biasa ditemuakan di ruang bergaya maskulin. Yang urgen diingat ialah tiap bagian mesti fungsional dan memiliki tujuan spesifik, sebab furniture tidak dgunakan melulu untuk memenuhi ruang.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of