Kompetisi Video Drone Green Pramuka Square Diselenggarakan Saat Anniversary

Green Pramuka Square secara resmi telah mengumumkan jika mereka akan mengadakan lomba kompetisi video drone pada saat acara anniversary. Jika kamu ingin mengikuti lomba ini maka adanya syarat dan ketentuan yang harus diikuti seperti misalnya jadwal pengiriman video paling lambat tanggal 25 November 2010. Lomba video drone ini akan dilangsungkan mulai dari bulan Oktober hingga November 2019.

Kepala bagian komunikasi Green Pramuka City yaitu Lusida Sinaga mengatakan jika kegiatan lomba ini berkaitan dengan misi GPC untuk selalu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi sehingga membuat perusahaan tersebut mengalami kemajuan. Terlebih dalam hal hal yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat umum. Lusida juga mengatakan jika kontes lomba drone ini memang sengaja diselenggarakan sebagai bentuk dukungan kepada rekan rekan dari komunitas drone supaya bisa terus menghasilkan berbagai karyanya.

Yang mendukung diselenggarakannya kontes tersebut tidak hanya Lusida saja tetapi pakar sinematografi dan filmmaker yang bernama Bram Aditya juga mendukung, dimana dirinya di kontes tersebut ditunjuk sebagai salah sati dewan jurinya. Dan bahkan Bram telah memberikan dukungan penuh atas terjalinnya kerjasama antara Green Pramuka City dengan Skygrapher.id. Bram juga mengatakan jika dirinya sangat berharap supaya event yang seperti ini akan terus berlanjut sehingga nantinya mereka komunitas yang menyukai drone akan memiliki tempat tersendiri dihati masyarakat.

Dari sekian banyak hasil karya peserta yang telah diterima dan dilihat secara langsung oleh Bram dari panitia, kesemuanya itu nanti akan diseleksi dengan sangat ketat oleh para dewan juri. Dan pastinya yang akan dinyatakan sebagai pemenangnya adalah seseorang yang bisa membuat karya dengan kualitas terbaik. Dimana salah satu kriterianya adalah yang dilihat oleh konsumen, dan inilah yang menjadi kriteria dasar yaitu sinematografi lengkap dengan story telling dan juga pesan yang ingin disampaikan dengan baik dan benar.

Setidaknya nantinya dewan juri atau siapa saja yang melihat konten tersebut bisa mengerti atau memahami dengan apa yang ingin disampaikan oleh pembuat karya. Pemilik karya yang bisa menghasilkan karya terbaiknya dan bisa dipahami atau dimengerti oleh dewan juri atau siapa saja yang melihatnya, maka pastinya akan mendapatkan gelar pemenang. Bram juga sangat berharapa supaya acara ataupun kontes yang diselenggarakan oleh Green Pramuka City ini bisa menjadi teladan ataupun kegiatan positif yang bisa ditiru oleh sebuah organisasi, komunitas, ataupun penyelenggara yang lainnya. Supaya nantinya jika ingin mengoperasikan drone terlebih di daerah Jakarta, pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut bisa patuh terhadap peraturan yang berlaku.

Jika kamu salah satu orang yang belum mengetahui peraturannya, maka ada baiknya jangan mengoperasikan drone terlebih dahulu. Kamu bisa membaca secara langsung peraturan tersebut terlebih tentang penggunaan pesawat udara drone yang telah tercantum didalam Peraturan Menteri Perhubungan No 90 Tahun 2015 tentang Pengendalian Pengoperasian Pesawat Udara Tanpa Awak yang diterbitkan pada tanggal 21 Mei 2015.

Pastinya Green Pramuka City ini didalam menyelenggarakan acara tersebut telah mendapatkan ijin dari Airnav, dimana Airnav ini sebagai institusi yang memiliki kewenangan untuk mengatur lalu lintas udara yang berjalan di Indonesia. Lusida sangat berharap dengan diselenggarkannya konten lomba drone di Green Pramuka City ini bisa membangun dan juga meningkatkan kreativitas anak anak muda di Tanah Air. Hal inilah yang membuat banyaknya anak muda di Indonesia yang bersemangat untuk mengikuti kontes tersebut.