4 Perbedaan Apartemen dan Kondominium

Banyak yang masih belum mengetahui secara pasti apakah perbedaan apartemen dan kondominium. Di jaman yang semakin maju ini, apartemen dan kondominium bisa menjadi hal yang sama meski dahulunya terdapat perbedaan yang mencolok. Kondominium dan apartemen merupakan suatu hunian yang berbeda secara filosofi dengan hunian rumah tinggal tapak tanah. Apartemen dan kondominium secara prinsipnya adalah hunian vertikal yang membutuhkan bangunan untuk menampung banyak manusia. Mari sama-sama jabarkan apakah perbedaan apartemen dan kondominium itu secara jelasnya.

Arti Apartemen dan Kondominium

Apartemen adalah bangunan dengan jumlah lantai lebih dari 1 dimana terdapat unit-unit dengan luas tidak jauh berbeda dengan rumah tinggal untuk disewakan sebagai tempat tinggal sementara bagi penyewanya. Kondominium merupakan bangunan yang secara konsep dengan apartemen. Namun sebagai hunian tempat tinggal layaknya rumah tinggal tapak. Apartemen Green Pramuka City merupakan salah satu apartemen yang cukup strategis di Jakarta Pusat.

Bentuk Unit

Apartemen dan kondominium memiliki bentuk vertikal yang sama antara satu sama lain. Yang membedakan apartemen dan kondominium adalah jumlah tower yang terbangun di area tersebut. Apartemen dapat memiliki tower lebih dari 3 dan berdiri saling berdekatan antara tower 1 dengan tower lainnya. Kondominium dalam hal jumlah lebih sedikit daripada apartemen. Kondominium hanya memiliki tower hingga 3 tower dalam 1 area. Meski sedikit tower yang tersedia pada kondominium, kondominium biasanya dibangunan dengan fasilitas mewah megah. Apartemen Green Pramuka City merupakan contoh yang paling tepat untuk apartemen karena apartemen Green Pramuka memiliki tower lebih dari 3 dalam satu area tersebut. Tidak hanya tower yang berjumlah banyak, Mall Green Pramuka juga berdiri megah di bagian depan apartemen dengan sistem integrasi ke beberapa apartemen. Hal ini memudahkan penghuni saat ingin berbelanja di mall tersebut.

Kepemilikan Unit

Status kepemilikan unit apartemen pada awalnya masih menjadi milik developer yang membangun apartemen tersebut. Sedangkan pada kondominium, status kepemilikan unit-unitnya dapat dijadikan hal milik setiap orang yang ingin menggunakan kondominium sebagai tempat tinggal mereka. Perbedaan ini tidak berlangsung lama dan mulai pudar pada beberapa tahun terakhir. Apartemen Green Pramuka hingga sekarang sudah menjadi hunian bagi pemilik atau penyewa unit-unit apartemen. Apartemen yang disewakan tidak hanya berdurasi harian, mingguan, atau bulanan. Unit yang disewakan di apartemen tersebut disewakan hingga bertahun-tahun dan biasanya akan berlangsung lebih lama lagi jika penyewa betah tinggal di unit apartemen tersebut.

Pengelolaan Unit

Pengelolaan unit apartemen dan kondominium cukup berbeda ternyata. Dalam membeli unit apartemen, biasanya unit yang dibeli masih dalam keadaan kosong tanpa diisi oleh perabotan dan furniture. Hal ini dilakukan juga oleh developer Apartemen Green Pramuka City dimana pemilik unit dapat membeli furniture dan menempatkannya di dalam unit selama unit tersebut masih muat diisi. Perbedaan dengan kondominium adalah furniture yang digunakan untuk mengisi unit. Dengan membeli kondominium, unit kondominium dipastikan sudah memiliki furniture mewah nan bagus. Hal ini juga harus ditebus dengan harga yang mahal pula.

Hal-hal di atas memang menjadi dasar perbedaan antara apartemen dan kondominium. Namun saat ini, perbedaan itu pun semakin kabur dan tidak sesuai dengan realitas dimana apartemen dapat dibeli setiap unitnya layaknya kondominium. Apartemen Green Pramuka City salah satu contoh apartemen yang dapat dijual belikan unitnya. Jika tidak dihuni oleh pemiliknya, unit apartemennya dapat disewakan kepada orang lain.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of